Study Banding KPAID Langkat ke Bandung :Penjara tak Mendidik Bagi Anak


sumber : Harian Sumut Pos

Saturday, 12 June 2010

Komisioner KPAID Langkat dan koordinator P2TP2A langkat photo bareng dengan pengurus Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA) Bandung, Kamis, 10 Juni 2009

LANGKAT-Sejumlah kasus kriminal terpaksa menyebabkan banyak anak masuk penjara. Namun pola hukuman itu dinilai tidak tepat, sebab anak yang dimasukkan ke penjara cenderung mengalami kerusakan mental. Penjara sangat tak mendidik bagi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.

Demikian dikatakan Ketua KPAID Langkat Drs Ernis Safrin Aldin, Jumat (11/6). Ernis baru saja tiba di Langkat setelah melakukan pertemuan dengan Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA) atau Child’s Rights Advocacy Institute di Jalan Demak Antapani Bandung, Kamis (10/6).

“Setiap anak yang dimasukan ke dalam jeruji besi, dapat mengalami kerusakan mental. Jika dibiarkan, prilaku anak bukan semakin membaik, malah sebaliknya. Kalau anak di dalam penjara tidak diberikan semacam terapi, bisa-bisa perilakunya bukan semakin buruk, apalagi kondisi rumah tahanan saat ini kerap mengenyampingkan kondisi anak,” katanya.

Dia mengatakan, kunjungan kerja ke Kota Bandung, Jawa Barat, bertujuan membahas persoalan anak yang terjerat kasus hukum di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Langkat. Sebab, sejumlah kasus tindak kriminal terjadi melibatkan anak dan memaksa mereka masuk penjara.
Untuk itu, KPAID Langkat melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga perlindungan anak untuk melindungi hak anak.

“Kita berharap dengan adanya kerjasama seperti ini, selain mendapat masukan, kita juga dapat bekerjasama melindungi hak anak karena penjara bukan tempat untuk mendidik prilaku anak yang tersandung hukum,” kata Ernis.

Ernis mengatakan, untuk mengantisipasi hal dimaksud, pihaknya sudah menemukan sejumlah langkah dari pertemuan dengan LAHA seperti menerapkan sejumlah poin di UU Perlindungan Anak, peraturan Menkumham dan sejumlah peraturan lain.

Dari kunjungan itu, KPAID Langkat mendapat cendera mata berupa buletin LAHA bertajuk RESTORASI Media Perlindungan Anak Konflik Hukum dan buku-buku yang berkaitan dengan anak. KPAID Langkat menyempatkan diri menyambangi rumah singgah bagi anak-anak jalanan di Jalan Cijerah, Bandung, milik Yayasan Bahtera Bandung. Kunjungan ini bertujuan mencari kesepakatan dengan sejumlah lembaga yang berkaitan dengan penanganan korban trafficking khususnya kasus-kasus berkaitan yang Ekploitasi Sexual Komersialisasi Anak (ESKA). Turut ikut dalam kunjungan itu Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat Togar Lubis. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: