Puncak Peringatan HAN di Langkat : Anak-anak Pertanyakan Kondisi Pendidikan Kepada Bupati


sumber : antarasumut.com

Bupati Langkat berdialog dengan siswa SD pada peringatan HAN 2010 di Stabat

Langkat, Sumut, 22/7 (ANTARA) – Puncak peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis, terasa lain ketika puluhan anak mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama menanyakan masalah pendidikan kepada Bupati Langkat Ngongesa Sitepu.

Pada kegiatan yang digelar di Alun-alun Amir Hamzah Stabat, Kabupaten Langkat itu anak-anak diberi kebebasan bertanya tentang apa saja kepada bupati.

Di luar dugaan, mereka justru bertanya tentang kondisi sekolah mereka yang kekurangan ruang belajar, tidak adanya komputer atau tidak ada sarana bermain di taman kanak-kanak (TK).

Tidak hanya sampai di situ, beberapa siswa sekolah menengah pertama (SMP) bertanya soal visi-misi Bupati Langkat serta bagaimana kelanjutan pembangunan pendidikan di Langkat ke depan.

Mereka bahkan mempertanyakan komitmen bupati dalam memajukan pendidikan di kabupaten itu.

Mendapat pertanyaan spontan seperti itu, Bupati Ngogesa Sitepupun kemudian memanggil Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran H Sulistianto dan meminta yang bersangkutan membuat usulan guna mengatasi kekurangan ruang belajar dan seterusnya disampaikan ke DPRD Langkat.

Selain itu, Sulistianto juga diminta lebih serius menanggapi dan memperhatikan proses belajar-mengajar serta mutu pendidikan di Langkat sesuai harapan anak-anak.

Pada pertemuan itu, Ketua Seniman Indonesia Anti Narkoba (SIAN) Kabupaten Langkat, Selamat, menyayangkan ketidakmampuan kepala dinas meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu.

“Buktinya, anak-anak begitu antusias mengadu kepada bupati tentang berbagai kekurangan dan kondisi menyedihkan di sekolah mereka. Jelas visi-misi bupati soal pendidikan tidak terjabarkan oleh kepala dinas,” katanya.

Menurut dia, dialog yang terjadi antara Bupati Langkat dengan anak-anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) itu membuktikan masih banyaknya kekurangan yang perlu menjadi perhatian serius para pengelola pendidikan di bumi Langkat.

“Ini jangan diabaikan, karena akan menjadi preseden butuk ke depan bila aspirasi anak-anak ini tidak ditindaklanjuti,” ujarnya. ***3***
(T.PSO-218/B/R014/R014)

Satu Tanggapan

  1. Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan untuk pendidikan khususnya Ibu kota langkat Stabat tidak adanya perguruan tinggai distabat,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Halo,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Pemda Langkat ( B U P A T I ) buat dong Perguruan Tinggi di stabat agar anak pelosok didaeah bisa kuliah biar biaya pendidikan berkurang tidak sama seperti di Medan…………

    Trims…………………………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: