Murid SD Dicabuli Saat Belajar, Oknum Guru Dipolisikan


sumber : Sumut Pos

Selasa 10/08/2010

LANGKAT-Guru itu mestinya jadi panutan, namun perbuatan tenaga pendidik yang satu ini tak laik dijadikan panutan. Pasalnya, oknum guru yang di SDN No. 056648 di Desa Bukit Mas, Pante Buaya, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat ini tega mencabuli muridnya saat jam belajar.

Kelakuan tak senonoh guru berinisial GP (50), itu kontan diadukan korbannya, Bunga (8), nama samaran- ke Polsekta Besitang. Keterangan yang dihimpun koran ini di Mapolsek Besitang, Senin (9/8) menyebutkan, perbuatan tersebut terjadi Senin (2/8) lalu disaat jam pelajaran Bahasa Indonesia.

Perbuatan itu berlanjut ke esokan harinya hingga Kamis (5/8). Akibat perbuatan itu sampai membuat dada bocah kelas 2 SD ini sakit bahkan kemaluannya juga mengalami luka.

Perbuatan itu terbongkar oleh ibu korban, Salamiah (27), yang merasa curiga dengan tingkah anaknya. Kecurigaan Salamiah berawal saat janda satu anak ini memandikan anaknya. Waktu itu Bunga menjerit kesakitan saat ibunya menyiramkan air kesekujur tubuhnya. “Waktu itu aku yang mandikan tapi dia menjerit kesakitan, makanya saya heran,”ungkap Salamiah saat ditemui di Mapolsek Besitang membuat laporan.

Usai memandikan Bunga, Salamiah mencoba mencari tahu penyebab luka yang dialami putrinya itu. Sembari memakaikan baju korban, Salamiah pun menanyakan kepada putrinya. “Kenapa kok adek kesakitan tadi, luka ya?,”ucap Salamiah saat bertanya kepada anaknya. Bunga mengaku kalau dirinya dicabuli gurunya di sekolah.
Mendengar jawaban putrinya, Salamiah langsung naik pitam dan langsung memeriksa tubuh anaknya sembari menanyakan sudah berapa kali dicabuli gurunya. Salamiah makin panik karena pengakuan anaknya perbuatan itu sudah kerap dialaminya.

Tak terima dengan perlakuan guru cabul itu, Salamiah pun langsung membawa anaknya ke Polsek Besitang membuat laporan pengaduan. Laporan Salamiah pun sesuai dengan surat penerima laporan (STPL) / dengan laporan Polisi No. Pol : LP/64/VIII/2010/SPK, tanggal 8 agustus 2010. “Siapa yang senang, kalau anaknya di gitukan,”katanya dengan nada tinggi.

Bunga ketika ditanya soal perbuatan gurunya mengaku, perbuatan oknum gurunya itu dilakukan bukan hanya kepada dirinya saja, melainkan kepada hampir seluruh murid perempuan yang duduk di kelas dua. ’’Semua teman-teman Bunga juga digituin,”ujar bocah berkulit putih ini polos.

Terpisah, kasus penganiayaan yang diduga dilakukan guru terhadap FD (10), siswa kelas IV sekolah dasar negeri 057764 Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Senin (9/8) akhirnya masuk ke ranah hukum.
Didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Togar Lubis dan Yeni Rosdiani, orang tua korban Sinar br Sitepu resmi melaporkan kasus ini ke Polres Langkat, sekitar pukul 11.00 Wib. Setelah membuat laporan pengaduan dengan nomor Polisi : LP/413/VIII/2010/SU/LKT tanggal 9 Agustus 2010, selanjutnya Sinar Br Sitepu dan FD memberikan keterangan di hadapan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat.

Kepada wartawan, Koordinator P2TP2A Langkat, Togar Lubis menyatakan bahwa penganiayaan dan kekerasan terhadap anak jelas sangat bertentangan dengan Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. ‘’Sudah saatnya semua pihak menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak sekarang juga,’’katanya. Menurutnya, Dinas Pendidikan juga harus pro aktif menyikapi kasus-kasus kekerasan dan pencabulan anak di lingkungan sekolah dan mencari formula untuk pencegahannya.

Ditambahkannya, selain menempuh jalur hukum, P2TP2A Langkat juga mengaku telah menyampaikan permohonan tertulis kepada Kepala Kantor Inspektorat Langkat agar memeriksa DS yang kerap menganiaya muridnya dan Kasek sekolah tersebut yang terkesan membiarkan tindak pidana penganiayaan ini terjadi. (ndi)

Satu Tanggapan

  1. dunia semakin gila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: