Besok Syamsul Arifin Diperiksa KPK


sumber : www.gomedan.com

Humas KPK Johan Budi


JAKARTA-Senin lalu untuk kesekian kalinya mantan Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemkab Langkat, Buyung Ritonga diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus bobolnya APBD Langkat sebesar Rp 102,7 miliar. Informsi diperoleh, Kamis (16/9), giliran mantan bupati Langkat kini menjabat Gubsu, H Syamsul Arifin SE, diperiksa pada Selasa (21/9).

“Kalau tak ada halangan, tanggal 21 bulan ini giliran Pak Syamsul diperiksa,” kata sumber di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (16/9) siang.

Terkait hal ini, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP yang dikonfirmasi mengatakan, belum mendapat kabar pasti soal pemanggilan dan jadwal pemeriksaan Syamsul Arifin. Karena sedang menjalankan cuti, Johan Budi mengaku terakhir hanya mengetahui kalau tim memeriksa Buyung Ritonga, senin lalu.

“Saya belum dapat informasi pasti soal itu (pemanggilan Syamsul-red). Senin kemarin setahu saya Buyung Ritonga yang diperiksa tim. Nanti tanggal 20 saya masuk kerja, kita saling kontak. Saya ceking dulu kepastiannya nanti,” terang Johan Budi.

Terpisah, dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaporkan kalau seminggu terakhir ini Sekda Langkat, Surya Jahisa kebingungan menerima surat dari KPK. Surat yang ditujukan pada para saksi kasus Langkat selama ini ternyata melalui Surya Jahisa. Yang membuat Sekda Langkat itu kebingungan, karena KPK hanya menyertakan nama orang dan pihak rekanan yang dipangil, namun tak menyertakan dimana alamatnya.

“surat-surat dari KPK untuk para saksi, melalui Pak Sekda Surya Jahisa. Sebab itu Pak Sekda bingung, karena yang tertera hanya nama orang atau pihak rekanan yang dipanggil. Sementara alamat orang atau rekanan dimaksud tak jelas,” kata sumber dihubungi gomedan.com via telepon selular, Kamis (16/9) sore.

Ditambahkan sumber, sebagaimana surat panggilan dari KPK yang jatuh ke tangan Sekda Langkat, untuk tanggal 25 September 2010 yang dipanggil untuk diperiksa adalah Tengku Danil dan pihak CV Eka Prima.

“Panggilan untuk Tengku Danil dan pihak CV Eka Prima. Tapi Pak Sekda tak tahu kemana surat mau disampaikan, karena alamat orang dimaksud tak ada,” terang sumber.

Jelang lebaran Idul Fitri 1431 H, pihak KPK telah menambah barang bukti kasus dengan tersangka Syamsul Arifin tersebut. KPk menyita mobil jenis Jaguar milik putri Syamsul, Beby. Mobil itu diduga dibeli dengan menggunakan APBD Langkat.

Selain menyita mobil Jaguar, KPK juga telah memeriksa adik kandung Syamsul Arifin dan sejumlah politisi Sumatera Utara. Karenanya sumber menyebut berkas kasus ini telah hampir rampung. Artinya, KPK tinggal memeriksa tersangka Syamsul Arifin guna pelimpahan berkas berikut tersangkanya ke peradilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Syamsul Arifin yang dikontak via selular apakah ada menerima surat panggilan untuk hadir di gedung KPK menghadap ketua tim penyidik kasus Langkat, Jusmartin Noor dan tim, sampai Kamis (16/9) sore tak memberi jawaban. Dikonfirmasi via SMS juga tak ada tanggapan.

Perjalanan kasus ini memang tergolong panjang. Syamsul diketahui baru sekali diperiksa KPK. Itu pun dibantah Syamsul, dengan alasan dirinya ke KPK hanya untuk membahas kerja sama sosialisasi pemberantasan korupsi di Sumatera Utara. Dan kasus ini semakin runyam dan bagai bola api, disaat munculnya isu suap tim KPK oleh koordinator dana talangan kasus Langkat, Marapinta Harahap. Walau, Marapinta menyangkal perduli terhadap nasib Gubsu apakah akan ditahan atau tidak dalam kasus ini. Kata Marapinta, dirinya tak ada terlibat dana talangan dan menyuap tim KPK.

“Semua bermula karena saya tak memberi uang THR petugas dan wartawan. Soal korupsi Gubsu, itu urusan dan tanggungjawabnya,” kata Marapinta Harahap, kemarin via selular.(HN/Boy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: