Kasus Penganiayaan Anak Mengendap di Polres Langkat


sumber : Harian Sumut Pos

LANGKAT-Sinar Br Sitepu (45) orang tua siswa korban penganiayaan guru sekolah dasar negeri 057764 Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, merasa petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat tidak serius menangani laporan pengaduan yang disampaikannya pada tanggal 2 agustus lalu. Pasalnya, menurut Sinar, seluruh saksi yang diminta petugas telah diperiksa termasuk hasil visum et Revertum (VER) dari RSUD Tanjung Pura, namun Jasimah Verawati yang diduga sebagai pelaku belum juga ditahan.

“Saya sudah 5 kali bolak-balik ke PPA Polres Langkat memenuhi panggilan dan permintaan petugas di sana bernama Nova, namun ada saja alasannya yang kurang inilah yang kurang itulah” ujar Sinar kepada wartawan, Senin (4/10), di Stabat.

Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kab. Langkat, Togar Lubis,SH membenarkan adanya keluhan Sinar Br Sitepu selaku orangtua Fadhilah (10) yang menjadi korban penganiayaan gurunya.

“Kita menyesalkan lambannya proses hukum di PPA Polres Langkat tersebut,” terang Togar Lubis.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Wahyudi ketika dihubungi meminta untuk diberikan kembali data terkait kasus dimaksud. “Coba nanti kirimkan lagi data kasus tersebut, biar saya cek di PPA,”ujarnya singkat. (ndi)

%d blogger menyukai ini: