Mangkirnya Syamsul Dievaluasi KPK


sumber : Pos Metro Medan

Kamis, 14 Oktober 2010
Hingga kemarin (13/10), tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melayangkan surat pemanggilan kedua kepada tersangka kasus dugaan korupsi APBD Langkat, Syamsul Arifin yang kini Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Juru Bicara KPK, Johan Budi, membantah tim penyidik lambat lantaran tidak cepat melayangkan surat panggilan kedua.

Dijelaskan Johan, sebelum melayangkan surat panggilan, tim penyidik sudah merancang waktu yang dianggap matang. Jangan sampai, waktu yang disediakan berbenturan dengan waktu pemeriksaan terhadap para saksi.

“Memang belum ada jadwal (pemanggilan kedua Syamsul, red). Untuk memeriksa seseorang, penyidik sudah punya schedule sendiri. Untuk SA (Syamsul Arifin), masih dicarikan harinya,” terang Johan di kantornya, kemarin (13/10).

Kemarin, tim penyidik kembali memeriksa sejumlah saksi, yakni Elsa Hadad (swasta), Yantini Safriani, Abdul Aziz (keduanya PNS di Langkat), Abdul Rahim, dan Edi Ramli Sitanggang, yang saat ini masih anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat.

Hanya saja, Edi Ramli kemarin tidak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK. Menurut Johan, Edi sudah menyampaikan surat pemberitahuan mengenai ketidakhadirannya itu. “Yang bersangkutan sudah memberitahukan tidak bisa hadir karena sedang tugas di luar kota. Kita akan jadwalkan ulang,” ujar Johan, sembari mengaku tidak tahu ke mana anggota Komisi III DPR itu pergi.

Belakangan ini, ada 3 orang yang dipanggil KPK, namun tidak hadir alias mangkir. Yakni mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom, Syamsul Arifin, dan terakhir Edi Ramli.

Bukankah ini menunjukkan ada tren mereka yang dipanggil meremehkan KPK karena tidak mau hadir? Johan tidak membantahnya. Dia mengatakan, itu akan menjadi bahan evaluasi KPK. “Ini masukan untuk kita. Kita akan evaluasi terhadap pemeriksaan-pemeriksaan yang kita lakukan,” kata Johan, tanpa memberi penjelasan lebih detail soal aspek mananya yang akan dievaluasi. Syamsul mangkir pada panggilan pertama KPK, Senin (11/10) lalu. (sam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: