Guru Aniaya Murid di Langkat. Wajah Ditendang, Kepala Dibenturkan


sumber : Harian Global

Written by M Arfan Lubis
Friday, 22 October 2010 06:39

Koord. P2TP2A Langkat, Togar Lubis mendampingi Siswa korban penganiayaan oleh guru membuat laporan pengaduan, Kamis (21/10) di Mapolsek Tanjung Pura


Kekerasan terhadap murid di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh guru kembali terjadi. Kali ini, perlakuan tidak terpuji itu terjadi di Langkat.

Yang menjadi korban adalah Joko Syahputra (13), siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTS) Miftahul Ula Desa pemantang Cengal Kecamatan Tanjung Pura Langkat.

Penganiayaan ini terjadi, Rabu (20/10) sekira pukul 11.00 WIB ketika Joko mengikuti jam pelajaran IPA. Tak tanggung-tanggung, wajah anak pasangan Supangat (40) dan Samini (37), warga Dusun Paluh Rengas Desa P Cengal tersebut ditendang sebanyak dua kali dan kemudian kepalanya dibenturkan ke kepala Fit yang tak lain guru Joko.

Saat ditemui di Polsek Tanjungpura, Kamis (21/10), Samini mengaku awalnya tidak mengetahui kalau anaknya dianiaya oleh guru. Namun perlakuan oknum guru tersebut diketahui Samini dari Melinda (14), kakak kelas Joko yang juga tetangga mereka.

Masih menurut Samini, pulang dari sekolah wajah Joko terlihat muram dan matanya bengkak seperti habis menangis. Namun ketika ditanya Joko tidak menjawab.

“Saya taunya ketika diberitahu anak tetangga yang satu sekolahan sama anak saya. Kata Melinda wajah anak saya ditendang gurunya sebanyak dua kali. Sakit hati saya mendengarnya,” kata Samini saat membuat pengaduan di Polsek Tanjungpura

Kepada wartawan Joko menceritakan, penganiayaan itu terjadi gara-gara pengapus papan tulis. Waktu itu penghapus yang dilemparkan dari belakang kelas itu tepat jatuh di meja Joko. Joko pun kembali melemparkan penghapus itu dan tetap mengikuti pelajaran IPA yang diberikan guru.

Tak lama berselang, guru Fit datang ke kelas dan menanyakan siapa yang melempar penghapus ke belakang. Mendengar pertanyaan Fit, Joko langsung menjawab, “Saya pak”.

Guru tersebut kemudian berkata, “Kenapa kamu lemparkan ke belakang?” Lagi-lagi Joko menjawab bahwa siswa kelas belakang yang duluan melemparkan penghapus ke mejanya. Mendengar jawaban Joko, guru Fit langsung menendang wajah Joko sebanyak dua kali. Kemudian Fit sambil berteriak mengatakan, “Anak preman kau ya, udah jago Ayahmu,” teriak Fit sambil memegang kepala Joko dan dibenturkannya ke kepalanya. Joko hanya bisa menangis, sedangkan Fit berlalu meninggalkan kelas.

Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat Togar Lubis SH yang mendampingi orang tua Joko mengaku sangat menyesalkan tindakan kekerasan dan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan oleh guru.

“Kita sudah berulangkali menerima laporan dari sejumlah orang tua siswa tentang adanya penganiayaan terhadap anak yang dilakukan oleh oknum guru di MTs Miftahul Ula Desa Pemantang Cengal Kecamatan Tanjung Pura. Kita berharap agar penyidik Polsek Tanjung Pura dan Polres Langkat menjerat pelaku dengan pasal 80 ayat (1) UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak”, kata Togar Lubis menjelaskan,” ujar Togar Lubis.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpura Aiptu Jamal MS ketika dikonfirmasi Global membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan pengaduan dari orang tua korban. “Laporan pengaduannya sudah kita terima dan sedang diproses. Sebagai langkah awal korban telah kita rujuk ke RSUD Tanjungpura untuk divisum,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: