Palsukan Tanda Tangan Orang Mati, Ketua ICW Langkat Dilapor ke Polisi


sumber : www.harianorbit.com

Medan-ORBIT:

Zulkarnain Matondang (52) saat membuat laporan polisi di Mapolres Langkat,

Bermula ditemukannya copy surat ganti rugi tanah di percetakan, aksi pemalsuan tandatangan seorang warga Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, bernama Ilyas yang telah meninggal dunia tahun 1988 lalu akhirnya terungkap.
Akibatnya, Zulkarnain Matondang (52), warga Jl. Khairil Anwar, Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Langkat, yang merupakan salah seorang ahli waris Almarhum Ilyas Mamoto, melaporkan Ketua Indonesian Corruption Watch (ICW) Langkat M Mas’ud Als Dimas (37), warga Kec. Tanjung Pura yang diduga memalsukan tandatangan orang tuanya tersebut ke Polres Langkat.

Laporan Pengaduan Zulkarnain diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polres Langkat Rabu (13/7) dengan menerbitkan Laporan Polisi Nomor : LP/540/VII/2011/SU/LKT tanggal 13 Juli 2011 dan ditandatangani Kapolres Langkat Aiptu Irwanto, selaku Kanit SPKT-B.

Ditemui wartawan seusai memberikan keterangan kepada penyidik Polres Langkat, Zulkarnain Matondang menjelaskan, dirinya mengetahui tandatangan almarhum orangtuanya yang telah meninggal dunia pada tahun 1988 telah dipalsukan pada selembar surat ganti rugi tanah dari seorang tetangga bernama Acun (47), warga kelurahan yang sama.
“Sekira tanggal 9 Mei 2011 lalu, Acun curiga saat melihat berkas surat tanah di photo copy, sebab di surat itu tertera nama orangtua saya yang menerima ganti rugi atas sebidang tanah kepada Tengku Abdullah Umar Hamzah warga Medan pada tanggal 4 Pebruari 1996. Padahal orang tua saya telah meninggal dunia pada 28 Februari 1988 di RSUP Haji Adam Malik,” beber Zulkarnain.

Ditambahkan Zulkarnain, setelah diteliti ternyata di dalam berkas surat tanah tersebut tertera nama M. Mas’ud Als Dimas yang mengaku telah mengganti rugikan tanah tersebut dari Ir H T Zulkarnain selaku ahli waris Tengku Abdullah Umar pada tanggal 12 Agustus 2009.

Merasa tandatangan orangtuanya yang telah meninggal dunia dipalsukan, Zulkarnain Matondang geram dan kemudian menemui M Mas’ud als Dimas dirumahnya. Saat bertemu dipertanyakan di mana surat asli Keterangan Tanah milik orang tuanya (Ilyas Mamoto, red). Dengan enteng Ketua ICW itu menjawab ada padanya dan berjanji esok harinya akan dikembalikan.

“Sekitar tanggal 11 Mei 2011 jam 20.00 Wib, Mas’ud als Dimas datang ke rumah saya dan menyerahkan surat asli keterangan tanah dengan nomor 154/BB/1986 atas nama orang tua saya dan ditandatangani Kepala Desa Bubun Syamsudin Yusneri pada tanggal 15 Nopember 1996,” ucapnya.
Dikatakan, saat Mas’ud alias Dimas menyerahkan surat asli keterangan tanah tersebut, di rumahnya telah berkumpul keluarga dari Medan dan mereka menyaksikan.

Setelah saya periksa ternyata surat asli keterangan tanah milik orangtua saya tersebut banyak dirubah khususnya dalam hal ukuran dengan mempergunakan tipex yang diduga kuat dilakukannya. “Karena itulah maka saya adukan ke Polres Langkat,” terang Zulkarnain Matondang. Om-12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: