Kejari Penyabungan Diduga Main Mata dengan Pengacara BG

MEDAN – Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Penyabungan, Sumatera Utara (Sumut) yang selama lima tahun tidak melakukan eksekusi terhadap terpidana, Razman Arif Nasution terkait kasus penganiayaan pada 2009 menuai pertanyaan publik.

5-6-13-H-Razman-Arif-5-300x336Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis menduga ada penyelewengan yang terjadi, sehingga Razman setelah putusan MA tidak langsung dieksekusi, Sabtu (21/3/2015).

Togar mempertanyakan kenapa Kejari Penyabungan tidak segera menjebloskanPengacara Komjen Pol Budi Gunawan (BG) itu ke penjara. Ia menduga ada kolusi yang dilakukan Kejari Penyabungan sehingga tidak melakukan eksekusi terhadap Razman.

“Apa alasan Kejari Penyabungan tidak melakukan eksekusi. Ada dugaan kolusi yang terjadi sehingga baru sekarang setelah Kejagung didesak untuk melakukan eksekusi terhadap Razman,” ujar Togar.

Togar juga mengatakan Razman sempat mengaku memiliki surat klarifikasi yang dilayangkan Togar ke Kejari Penyabungan terkait terpidana Razman yang belum dieksekusi.

“Razman mengaku memiliki surat yang saya layangkan ke Kejari Penyabungan. Kenapa bisa surat yang saya layangkan dimiliki Razman,”pungkasnya.(raw)

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/03/21/340/1122300/kejari-penyabungan-diduga-main-mata-dengan-pengacara-bg

Koordinator K-SEMAR Sumut Togar Lubis

togar metro tv setengah

Razman Arif vs Togar Lubis

Dugaan Penyelewengan Raskin Rp1 M, Dilapor ke Kejari Stabat

sumber : www.harianorbit.com

Langkat-ORBIT: Ada aroma penyimpangan pendistribusian Beras untuk Masyakat Miskin (Raskin) di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat.
Informasi dihimpun Harian Orbit, Rabu (29/8), setelah melakukan investigasi atas kasus itu, Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) menduga penyelewengan itu mengakibatkan negara merugi hingga Rp1 miliar. Baca lebih lanjut

K-SEMAR Tuding Kejari Stabat ‘Peti-eskan’ Korupsi Langkat

sumber : www.harianandalas.com

Stabat- andalas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat tahun 2011 lalu diduga sengaja “mempetieskan” sejumlah perkara tindak pidana korusi yang kemungkinan merugikan keuangan negara milyaran rupiah.

Padahal bukti-bukti permulaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi (TPK) tersebut jelas terlihat pada laporan pengaduan dan lampiran yang disampaikan oleh Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut sebagai pelapor.

Dugaan ini disampaikan oleh Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis, SH, MH, kepada sejumlah wartawan di Stabat, usai melaporkan kembali perkara-perkara tersebut kepada Kejari Stabat, Senin (16/4). Baca lebih lanjut

K-SEMAR Ungkap Penipuan CPNS di Langkat 2010

sumber : http://www.harianorbit.com

Medan-ORBIT: Dugaan penipuan dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS Langkat menggunakan kop surat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menguak ke permukaan.
Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumatera Utara, meminta Kabareskrim Polri memerintahkan Poldasu menyelidiki kasus yang terjadi di Kabupaten Langkat tahun 2010 lalu. Baca lebih lanjut

Kades di Tj Pura Gunakan Gelar Sarjana ‘Aspal’

sumber : http://harianandalas.com

Stabat-andalas, Sejumlah kepala desa (Kades) di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, diduga menggunakan ijazah kesarjanaan aspal (asli tapi palsu). Salah seorang di antaranya adalah Kades Pantai Cermin berinisial SY, yang mencantumkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) di depan namanya.

Hal ini diungkapkan Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis SH MH, kepada sejumlah wartawan di Stabat, kemarin. Baca lebih lanjut